Oleh : Robert A. Meok
Editor : Marthen J. Manilau
Foto : Dokumnetasi Prokompim
Kamis 18
Juni 2026
Kalabahi,
Prokompim Setda Alor – Kecamatan Alor Timur
menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Arvin Gumilang, bersama tim, dalam rangka
meninjau Pos Lintas Batas Terpadu (PLBT) Maritaing sekaligus melihat secara
langsung kondisi lapangan sebagai bagian dari upaya pengembangan kawasan
perbatasan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat.
Kunjungan tersebut didampingi
langsung oleh Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, SH., M.H., Pelaksana Tugas
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Alor Rrasit Miran, SP., pimpinan
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, unsur pemerintah kecamatan, serta
tokoh masyarakat setempat.
Peninjauan ini menjadi bagian dari
langkah strategis untuk mendorong pengembangan PLBT Maritaing menuju Pos Lintas
Batas Negara (PLBN) Laut Maritaing melalui optimalisasi fungsi keimigrasian sebagai
penjaga gerbang negara sekaligus penguatan konektivitas wilayah perbatasan
Indonesia dengan negara tetangga.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Provinsi NTT, Arvin Gumilang,
menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Alor atas dukungan dan
sambutan yang diberikan selama kunjungan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih
kepada Pemerintah Kabupaten Alor, khususnya Pemerintah Kecamatan Alor Timur
yang telah menerima kunjungan kami dengan baik. Kami berharap koordinasi dan
sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi mendukung pengembangan
kawasan perbatasan yang lebih baik ke depan,” ujar Arvin.
Sementara itu, Wakil Bupati Alor,
Rocky Winaryo, SH., M.H., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memiliki arti
penting bagi masa depan pembangunan Alor Timur sebagai kawasan perbatasan yang
memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru
di Kabupaten Alor.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten
Alor, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Arvin
Gumilang bersama jajaran yang telah meluangkan waktu untuk datang dan melihat
langsung kondisi di Alor Timur. Kunjungan ini sangat penting karena hasil
peninjauan lapangan nantinya dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan
dalam mendukung pengembangan kawasan perbatasan di wilayah ini,” ungkap Rocky.
Menurut Wakil Bupati, Alor Timur
merupakan wilayah yang memiliki potensi sumber daya yang besar dan produktif.
Namun, untuk mempercepat pembangunan dibutuhkan dukungan investasi, peningkatan
infrastruktur, serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah
daerah, dan para investor.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah
Kabupaten Alor saat ini tengah membangun kerja sama dengan sejumlah investor
yang berencana menanamkan modal dalam skala besar di kawasan Alor Timur.
“Kami telah melakukan kesepakatan
awal dengan investor yang memiliki komitmen untuk berinvestasi di Alor Timur.
Nilai investasi yang direncanakan cukup besar dan berpotensi membuka ribuan
lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Selain itu, investasi tersebut juga akan
berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pertumbuhan
ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Meskipun demikian, Rocky mengakui
masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan, terutama berkaitan
dengan perizinan, pembebasan lahan, dan berbagai aspek administrasi lainnya.
Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak
agar proses investasi dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati
juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap
masuknya investasi yang membawa manfaat bagi pembangunan daerah.
“Kita harus melihat investasi
sebagai peluang besar untuk kemajuan daerah. Kesempatan seperti ini tidak
datang setiap saat. Karena itu saya mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh
adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh warga untuk bersama-sama mendukung
setiap investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa investasi
berskala besar akan memberikan efek berantai yang luas terhadap pembangunan
wilayah, mulai dari peningkatan aktivitas ekonomi, pembangunan infrastruktur,
bertambahnya lapangan kerja, hingga meningkatnya perhatian pemerintah pusat
terhadap pengembangan kawasan perbatasan.
“Apabila investasi besar ini dapat
terwujud, maka Alor Timur memiliki peluang untuk berkembang menjadi pusat
pertumbuhan ekonomi baru. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Alor
Timur, tetapi juga oleh Kabupaten Alor secara keseluruhan,” katanya.
Selain membahas pengembangan
kawasan perbatasan dan investasi, dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan
sejumlah agenda penegakan ketertiban umum dan disiplin masyarakat. Pemerintah
Kabupaten Alor melalui Satuan Polisi Pamong Praja akan memperkuat program
penertiban siswa-siswi yang berada di luar lingkungan sekolah pada jam belajar,
meningkatkan pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) pada jam kerja,
serta memberdayakan aparatur di tingkat desa dan kelurahan, termasuk RT dan RW,
untuk turut menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat di wilayah
masing-masing.
Langkah tersebut diharapkan mampu
memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak peraturan daerah,
dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif
guna mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Alor.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah
Kabupaten Alor berharap proses pengembangan PLBT Maritaing menuju PLBN Laut
Maritaing dapat terus didorong sehingga mampu meningkatkan pelayanan lintas
batas, memperkuat fungsi keimigrasian sebagai gerbang negara, memperluas
konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi
masyarakat di kawasan perbatasan.(***)