Kalabahi,
Selasa 23 Juni 2026
– Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol. (Purn) Dr. Drs. Jhoni Asadoma, M.Hum melakukan kunjungan kerja
ke Kecamatan Mataru, Kabupaten Alor, Minggu (21/6/2026). Kunjungan yang
mencakup tiga jemaat Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), yakni GMIT Imanuel
Mainang, GMIT Bethania Padailaka, dan GMIT Bait El Lemang, menjadi momentum
penting untuk menyerap secara langsung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat
komitmen pembangunan sumber daya manusia di wilayah terluar Kabupaten Alor.
Dalam
kunjungan tersebut, Wakil Gubernur NTT didampingi Wakil Bupati Alor, Rocky
Winaryo, SH., M.H., serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda
Kabupaten Alor, Syaffyudin I. A. Djawa, SH. Kehadiran jajaran Pemerintah
Kabupaten Alor tersebut menunjukkan sinergi antara Pemerintah Provinsi NTT dan
Pemerintah Kabupaten Alor dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan
masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan kawasan terluar.
Selain
bertemu dengan para pelayan gereja, tokoh masyarakat, tokoh adat, orang tua,
dan generasi muda, Wakil Gubernur juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk
mendengar secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari tersedianya
infrastruktur fisik semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang
dibangun melalui pendidikan, kesehatan, pembentukan karakter, serta kehidupan
rohani yang kuat.
"Kita
tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia. Anak-anak
harus rajin belajar, menghormati orang tua, menjaga kesehatan, dan selalu
mengandalkan Tuhan dalam kehidupan mereka," pesan Wakil Gubernur.
Kunjungan
diawali di GMIT Imanuel Mainang. Di hadapan anak-anak Sekolah Minggu dan jemaat
yang hadir, Wakil Gubernur memberikan motivasi agar generasi muda terus
berjuang meraih cita-cita melalui kedisiplinan belajar, ketekunan beribadah,
serta sikap hormat kepada orang tua dan sesama.
Menurutnya,
masa depan Nusa Tenggara Timur sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda
yang memiliki karakter baik, kesehatan yang terjaga, semangat belajar yang
tinggi, serta nilai-nilai moral yang kuat sebagai fondasi pembangunan daerah.
Dari
Mainang, rombongan melanjutkan perjalanan ke GMIT Bethania Padailaka. Pada
kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan
dengan kebutuhan pembangunan jaringan telekomunikasi, peningkatan kualitas
jalan, penyediaan listrik, pembangunan jembatan, pelayanan kesehatan, keamanan
lingkungan, hingga dukungan terhadap berbagai program strategis pemerintah.
Menanggapi
berbagai aspirasi tersebut, Wakil Gubernur menegaskan bahwa pemerintah hadir
untuk mendengar, memahami, dan mencari solusi atas berbagai kebutuhan
masyarakat.
"Saya
bersyukur dapat melihat langsung kondisi masyarakat di Mataru. Persoalan jalan,
listrik, telekomunikasi, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya menjadi catatan
penting yang akan kami tindak lanjuti bersama Pemerintah Kabupaten Alor," ujarnya.
Dalam
dialog yang berlangsung hangat bersama masyarakat, Wakil Gubernur juga
mengingatkan generasi muda untuk menjauhi minuman keras dan berbagai pengaruh
negatif yang dapat menghambat masa depan mereka. Ia mengajak masyarakat untuk
menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seperti ikan,
telur, sayuran, dan kelor sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya
manusia yang unggul dan berdaya saing.
Selain
pembangunan manusia, Wakil Gubernur juga menyoroti pentingnya pemberdayaan
ekonomi masyarakat melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
serta pelestarian seni budaya lokal. Menurutnya, kreativitas masyarakat harus
terus didorong agar mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga
identitas budaya daerah.
Rangkaian
kunjungan kerja kemudian ditutup di GMIT Bait El Lemang. Pada kesempatan
tersebut, Wakil Gubernur kembali menekankan pentingnya peran keluarga, gereja,
dan masyarakat dalam membentuk karakter generasi muda serta memperkuat
kehidupan sosial yang harmonis dan produktif.
Sebagai
bentuk dukungan terhadap pelayanan dan pembangunan gereja, Wakil Gubernur juga
menyerahkan bantuan pembangunan untuk mendukung penyelesaian pembangunan pagar
gereja.
"Selain
membangun gereja secara fisik, yang paling penting adalah membangun manusia.
Bangun anak-anak kita agar menjadi generasi yang unggul, beriman, sehat, dan
berkarakter,"
pungkasnya.
Kunjungan kerja
ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama
Pemerintah Kabupaten Alor untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan
aspirasi secara langsung, serta memastikan pembangunan infrastruktur berjalan
beriringan dengan pembangunan sumber daya manusia. Dengan demikian, cita-cita
mewujudkan masyarakat Alor yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing
dapat terus diwujudkan secara berkelanjutan hingga ke wilayah-wilayah terluar.
Bagian
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Kabupaten Alor
Oleh :
Tim Redaksi (Robert A. Meok & Mathen
Malaipada
Editor
: Marthen J. Manilau
Fotografer : Dokumentasi
Prokompim – Robert A. Meok.