Kalabahi, prokompim.alorkab.go.id – Nuansa persaudaraan dan sukacita mewarnai
kedatangan Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, di Kabupaten Alor.
Pemimpin umat Katolik di wilayah Keuskupan Agung Kupang tersebut tiba di
Bandara Mali Alor, Selasa (6/10/2026), dan disambut langsung oleh Wakil Bupati
Alor, Rocky Winaryo, S.H., M.H., bersama Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus
Brikmar.
Dalam
penyambutan tersebut, Wakil Bupati Alor turut didampingi Kepala Satuan Polisi
Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Alor, Fredy I. Lahal, S.H. Kehadiran unsur
pemerintah daerah dan pimpinan DPRD dalam penyambutan tersebut menjadi bentuk
penghormatan sekaligus dukungan terhadap kunjungan pastoral Uskup Agung Kupang
di Kabupaten Alor.
Kunjungan
kerja Uskup Agung Kupang tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan
pastoral di Paroki Santa Maria dari Fatima
Kalongbuku, Kalongbuku, Desa Moramam, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor.
Kunjungan
tersebut dilaksanakan dalam rangka pelantikan Badan Pengurus Dewan
Pastoral Paroki Santa Maria dari Fatima Kalongbuku serta pemberian Sakramen
Krisma kepada 172 umat Paroki Santa Maria dari Fatima Kalongbuku.
Kepala
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Alor, Marcelsius Bayo Bili, S.E., dalam
keterangannya kepada pers mengatakan, Pemerintah Kabupaten Alor menyambut baik
kunjungan kerja Uskup Agung Kupang bersama rombongan.
Menurutnya,
kehadiran Uskup Agung Kupang di Kabupaten Alor tidak hanya menjadi bagian dari
agenda pastoral Gereja, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat
persaudaraan, kebersamaan dan kerukunan umat beragama.
“Pemerintah
Kabupaten Alor menyambut baik kunjungan kerja Uskup Agung Kupang bersama
rombongan. Kehadiran beliau menjadi momentum penting untuk memperkuat
persaudaraan, kebersamaan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Alor,” ujar
Marcelsius.
Usai
tiba di Bandara Mali Alor, rombongan Uskup Agung Kupang kemudian diantar menuju
Paroki Santa Maria dari Fatima Kalongbuku di
Kalongbuku, Desa Moramam, Kecamatan Alor Barat Daya.
Setibanya
di lokasi, rombongan disambut dengan tarian Cakalele
sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan sukacita atas kehadiran Uskup
Agung Kupang di tengah umat dan masyarakat Kabupaten Alor.
Penyambutan
berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Umat Katolik dan
masyarakat yang hadir turut menyambut kedatangan rombongan dengan antusias.
Tarian
Cakalele yang ditampilkan dalam penyambutan tersebut tidak hanya menjadi bagian
dari rangkaian seremoni, tetapi juga merepresentasikan kekayaan budaya
masyarakat Alor yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap tamu serta
nilai-nilai persaudaraan.
Suasana
sukacita yang tercipta dalam penyambutan tersebut sekaligus menjadi gambaran
kehidupan masyarakat Alor yang terus merawat kebersamaan di tengah keberagaman
agama, budaya dan kehidupan sosial.
Kunjungan
kerja Mgr. Hironimus Pakaenoni di Kabupaten Alor merupakan bagian dari
rangkaian kegiatan pastoral di Paroki Santa Maria dari Fatima
Kalongbuku, Kalongbuku, Desa Moramam, Kecamatan Alor Barat Daya.
Agenda
utama kunjungan tersebut meliputi pelantikan Badan Pengurus Dewan
Pastoral Paroki Santa Maria dari Fatima Kalongbuku serta pemberian Sakramen Krisma kepada 172 umat.
Puncak
rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Rabu,
7 Oktober 2026, pukul 09.00 WITA, bertempat di Paroki Santa
Maria dari Fatima Kalongbuku, Kalongbuku, Desa Moramam, Kecamatan Alor Barat Daya.
Kehadiran
Uskup Agung Kupang di tengah umat diharapkan menjadi momentum penguatan iman
sekaligus mempererat hubungan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Bagi
Pemerintah Kabupaten Alor, kehidupan keagamaan merupakan bagian penting dalam
membangun kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, hubungan yang harmonis
antara pemerintah, lembaga keagamaan dan masyarakat perlu terus dirawat melalui
semangat saling menghargai dan menghormati.
Kunjungan
kerja Uskup Agung Kupang di Kabupaten Alor diharapkan tidak hanya memberikan
makna bagi kehidupan iman umat Katolik, tetapi juga memperkuat pesan bersama
tentang pentingnya toleransi dan kerukunan umat beragama.
Di
tengah keberagaman masyarakat Alor, persaudaraan menjadi kekuatan yang
menyatukan. Pemerintah, lembaga keagamaan dan masyarakat memiliki peran bersama
untuk menjaga ruang kehidupan bersama agar tetap aman, damai dan harmonis.
Penyambutan
Uskup Agung Kupang oleh jajaran pemerintah daerah dan pimpinan DPRD di Bandara
Mali, yang kemudian dilanjutkan dengan penyambutan budaya melalui tarian
Cakalele di Kalongbuku, menjadi gambaran tentang wajah Alor: budaya yang hidup, keberagaman yang dihormati dan
persaudaraan yang terus dirawat.
Dari Kalongbuku,
pesan persaudaraan itu kembali ditegaskan: keberagaman
bukan sekat untuk menjauhkan, tetapi kekuatan untuk berjalan bersama membangun
Kabupaten Alor yang aman, damai dan sejahtera. (***)
Bagian
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Kabupaten Alor
Oleh : Tim
Redaksi (Then. M/ Robet Meok)
Editor
: Marthen J. Manilau, SH
Foto : Dokumentasi Prokompim